Sabtu, 30 Juni 2018

Demokrasi di Indonesia

Pada mata kuliah Kewarganegaraan hari itu, belajar mengenai Demokrasi di Indonesia. Namun, kami memang membahas Demokrasi di Indonesia. Tapi yang paling berkesan ketika bermain game demokrasi yaitu kami musti memiliki calon "Presiden" dan seolah kami adalah "Rakyat". Menarik dan berkesan sekali.
Dapat ditarik kesimpulan, bahwa secara realistis demokrasi di Indonesia belum begitu nyata dan fair. Bahkan kadang pemimpin yang menang bukan purely hasil kerja calon pemimpin tersebut, melainkan rakyat masih banyak yang memilih berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan. Tidak jarang pula yang memilih golput karena buta politik (tidak tahu mau memilih siapa dan tidak kenal dengan calon pemimpinnya), justru visi misi dapat dinomor duakan oleh rakyat untuk memilih para wakil rakyat.

Artikel:
Demokrasi di Indonesia adalah suatu proses sejarah dan politik perkembangan demokrasi di dunia secara umum, hingga khususnya di Indonesia, mulai dari pengertian dan konsepsi demokrasi menurut para tokoh dan founding fathers Kemerdekaan Indonesia, terutama Soekarno, Mohammad Hatta, dan Soetan Sjahrir. Selain itu juga proses ini menggambarkan perkembangan demokrasi di Indonesia, dimulai saat Kemerdekaan Indonesia, berdirinya Republik Indonesia Serikat, kemunculan fase kediktatoran Soekarno dalam Orde Lama dan Soeharto dalam Orde Baru, hingga proses konsolidasi demokrasi pasca Reformasi 1998 hingga saat ini. (sumber: Wikipedia)

Nilai nilai demokrasi
1. Menjamin tegaknya keadilan (Ensure Justice)
2. Penggunaan kebebasan bertanggungjawab
3. Kepemimpinan dipilih secara teratur sehingga tidak tercipta rezim
4. Penyelesaian sengketa ataupun perselisihan atau konflik (baca pengertian konflik) dapat diselesaikan secara kelembagaan (jalur hukum) ataupun jalur damai
5. Perubahan sosial kemasyrakatan yang mengarah ke perkembangan kemajuan dapat terjadi dengan aman menjamin terselenggaranya perubahan dalam masyarakat secara damai/ tampa gejolak
6. Pengakuan terhadap keanekaragaman. Untuk demokrasi pancasila hal ini bukan masalah karena telah menjadi unsur dalam demokrasi pancasila




Tidak ada komentar:

Posting Komentar